Media Purwakarta
Live
wb_sunny

Breaking News

Selama Tiga Bulan Sudah 46 Kasus Kebakaran Hutan Dan Lahan di Purwakarta

Selama Tiga Bulan Sudah 46 Kasus Kebakaran Hutan Dan Lahan di Purwakarta

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (.net)
MediaPurwakarta.com | Purwakarta - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, melansir, selama tiga bulan terakhir ada 46 kasus kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran ini, disebabkan musim kemarau yang panjang.

Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono atau akrab disapa Wibie, mengatakan, 46 kasus kebakaran lahan dan hutan ini terjadi sejak Juni hingga Agustus. Adapun hutan yang dimaksud, yakni hutan bambu. Bukan hutan spesifik, tanaman keras dan besar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta, melansir, selama tiga bulan terakhir ada 46 kasus kebakaran hutan dan lahan. Kebakaran ini, disebabkan musim kemarau yang panjang.

Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono atau akrab disapa Wibie, mengatakan, 46 kasus kebakaran lahan dan hutan ini terjadi sejak Juni hingga Agustus. Adapun hutan yang dimaksud, yakni hutan bambu. Bukan hutan spesifik, tanaman keras dan besar.

"Jadi, mayoritas yang terbakar itu hutan bambu dan lahan yang dipenuhi ilalang," ujarnya, Ahad(25/8).

Dari 46 kasus ini, yang paling banyak terjadi sepanjang Juli lalu. Jumlahnya, mencapai 32 kasus. Salah satu penyebabnya, yakni suhu yang sangat panas. Sehingga, ilalang ataupun hutan bambu itu jadi mudah terbakar.

Adapun kasus kebakaran dari Januari hingga Agustus, mencapai 110 kejadian. Selain hutan dan lahan, kebakaran ini juga melalap rumah warga. Tetapi, dibanding tahun lalu, kasus kebakaran di 2019 ini dinilai masih sedikit. Sebab, selama 2018 lalu mencapai 300 kejadian.

"Dari 17 kecamatan yang ada di Purwakarta, ada empat wilayah yang kasus kebakaran lahannya cukup tinggi. Yakni, di Pondoksalam, Wanayasa, Kiarapedes dan Sukasari," ujar Wibie.



(AK)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.