Media Purwakarta
Live
wb_sunny

Breaking News

Polisi Ringkus Pasangan Lesbi di Purwakarta

Polisi Ringkus Pasangan Lesbi di Purwakarta

Pasangan lesbi (ilustrasi.net)
MediaPurwakarta.com | Purwakarta - Diduga pasangan lesbi di Purwakarta, yang mengedarkan dan menggunakan sabu-sabu, diketahui berinisial R alias Iboy dan NS alias Be'ep diringkus pihak kepolisian.

Disalah salah satu tersngka di antaranya kedapatan mengantongi barang haram tersebut seberat 4,5 gram, beserta 2 linting ganja.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius mengatakan, kedua wanita itu ditangkap oleh tim dari Satuan Reserse Narkoba polres Purwakarta berawal dari tertangkapnya seorang pria berinisial AS (28) pada Minggu (15/9/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, di depan Galeri Menong Jalan Raya Veteran Kelurahan Ciseureuh, Purwakarta.

"Dari tangan AS, anggota kami mendapati narkoba jenis sabu seberat 1 gram yang bungkus plastik bening. Berdasarkan keterangan AS, dirinya mendapatkan barang tersebut dari R Alias Iboy," jelas Matrius, saat ditemui di sela-sela kegiatanya, Senin (30/9/2019).

Dari penangkapan tersangka AS, lanjut dia, kemudian anggota melakukan pengembangan terhadap R alias Iboy yang diketahui karyawan PT. Chansin, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang.

Ditangan Iboy, tambah Kapolres, kedapatan barang bukti alat hisap sabu (Bong) di dalam tas yang dibawa oleh pelaku.

Setelah penangkapan Iboy, petugas melanjutkan pengembangan. Kemudian NS alias Be'ep tertangkap di kampung Rawasari, Kelurahan Tegalmunjul, Purwakarta.

"Dari tangan Be'ep kedapatan barang bukti 4 paket sabu seberat kurang lebih 4,45 Gram, serta dua linting diduga ganja," ungkapnya.

Tambah Matrius, diketahui Beep merupakan target operasi dari Satres Narkoba Polres Purwakarta sejak tahun 2017.

"Berdasarkan keterangannya, Be'ep memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seorang berinisial M (DPO) yang ditahan di salah satu lapas di Jawa Barat," ungkapnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ke tiga tersangka dapat dijerat Pasal 114 Ayat (1) atau Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009, Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.


(AK)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.