Media Purwakarta
Live
wb_sunny

Breaking News

Lumbung Kreatif Sediakan Bacaan Gratis di Alun-alun Wanayasa Purwakarta

Lumbung Kreatif Sediakan Bacaan Gratis di Alun-alun Wanayasa Purwakarta

Anak-anak sedang baca di stan Golepak, milik komunitas Taman Baca Lumbung Kreatif.
MediaPurwakarta.com | Wanaysa - Deretan puluhan stan menyambut pengunjung pameran di Alun-alun Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Rabu (30/10/2019).

Pameran di Alun-alun Wanayasa berlangsung selama 26 Oktober sampai 3 November 2019. Pameran itu mengusung tema "Purwakarta Spirit Budaya".

Ada beragam produk yang ditawarkan kepada pengunjung dalam pameran di Alun-alun Wanayasa.

Uniknya, tak semua berbayar. Contohnya di stan Golepak, milik komunitas Taman Baca Lumbung Kreatif.

"Gratis!!! Baca Buku," demikian tulisan di stan warna hitam dan merah muda tersebut.

Di stan Golepak, pengunjung tidak hanya bisa membaca buku gratis tetapi bisa melihat kreasi-kreasi unik dari bahan-bahan yang sering kita lihat dalam keseharian.

Misalnya, ada bangku yang terbuat dari kerat botol, ban mobil, serta susunan botol-botol plastik

Ada juga drum aspal yang dikreasi menjadi lemari dan diberi beberapa rak untuk menyimpan buku.

Keberadaan stan Golepak yang sangat terbuka itu tampaknya menarik perhatian sejumlah orang.

Tampak beberapa anak kecil datang ke sana dan membawa buku-buku yang mereka sukai.

Satu di antara pengunjung yang masih bocah adalah M Hafiansyah (10). Dia tampak serius membaca komik.

"Tempatnya enak baca, bisa duduk. Saya baca komik tentang serigala dan harimau," ujar Hafiansyah, Rabu (30/10/2019).

Hafiansyah datang ke lapak buku tersebut bersama kedua temannya, Fadhil Akbar (9) dan Agil Tolhah Muhtarom (10).

Mereka berharap Golepak menggelar bacaan gratis di Alun-alun Wanayasa tidak hanya selama masa pameran.

Sekretaris Taman Baca Lumbung Kreatif, Ikhsan Kamil (19), menyebut komunitas beranggotakan 20 orang itu baru berjalan dua bulan. Mayoritas anggotanya adalah mahasiswa dan anak-anak muda lulusan SMA di Desa Raharja.

Hafiansyah datang ke lapak buku tersebut bersama kedua temannya, Fadhil Akbar (9) dan Agil Tolhah Muhtarom (10).

Mereka berharap Golepak menggelar bacaan gratis di Alun-alun Wanayasa tidak hanya selama masa pameran.

Sekretaris Taman Baca Lumbung Kreatif, Ikhsan Kamil (19), menyebut komunitas beranggotakan 20 orang itu baru berjalan dua bulan. Mayoritas anggotanya adalah mahasiswa dan anak-anak muda lulusan SMA di Desa Raharja.

Mereka mendirikan stan Golepak dalam rangkaian pameran memperingati ulang tahun ke 334 Kecamatan Wanayasa.

"Biasanya kami golepak di alun-alun tiap minggu sore. Kalau di Desa Raharja setiap hari, dari pagi sampai magrib," kata Ikhsan.

Menurutnya, lapak buku gratis itu untuk seluruh kelompok usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa. Taman Baca Lumbung Kreatif menyediakan berbagai jenis buku

Ada buku cerita anak-anak, komik, buka bahasa Sunda, sastra, motivasi, novel, bercocok tanam, buku kiat berbinis, dan umum lainnya.

"Total buku kami ada 1000. Di sini yang dibawa setengahnya saja. Buku-buku hasil dari donasi warga dan komunitas," ujarnya seraya menyampaikan kegiatan dilakukan swadaya.

Mahasiswa di sebuah kampus Purwakarta itu menceritakan sekilas, komunitas mereka hadir bermula dari keresahan.

Pasalnya, anak-anak di Desa Raharja candu game online. Para orang tua di Desa Raharja berharap adalah solusi bagi anak-anak agar tak kecanduan game online.

"Kami disarankan agar membuat sesuatu yang positif, tercetus lah ide membuat lapak baca di desa kami," katanya.

Ikhsan berharap Taman Baca Lumbung Kreatif dapat berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar, meningkatkan minat baca sekaligus mengurangi kebiasaan anak-anak bermain game online.


(AK)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.