Media Purwakarta
Live
wb_sunny

Breaking News

"Smart Village" 112 Desa di Purwakarta Target Bisa Akses Internet

"Smart Village" 112 Desa di Purwakarta Target Bisa Akses Internet

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purwakarta, Ida Hamidah (tengah)
MediaPurwakarta.com | Purwakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta memiliki program Smart Village atau Desa Cerdas. Gerakan yang diluncurkan sejak tahun lalu ini dimaksudkan untuk memberikan akses layanan jaringan internet gratis kepada warga di seluruh wilayah hingga ke pelosok desa yang ada di Purwakarta.

Program yang pernah diluncurkan beberapa tahun lalu itu, pelan tapi pasti, kini sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purwakarta, Ida Hamidah, menegaskan hal tersebut. Menurut dia, desa berbasis teknologi informasi memang merupakan orientasi program yang sedang dia laksanakan itu.

“Utilitas atau kegunaan program ini terasa oleh masyarakat. Misalnya, kami terus melakukan pengecekan melalui program gempungan. Dari sana, ada evaluasi bagi kami dari waktu ke waktu,” kata Ida di Purwakarta, saat dikonfirmasi (13/11/19)

Ida menjelaskan, berdasarkan data internal dinasnya, bahwa instalasi jaringan internet sudah terpasang di 42 desa. Seluruh desa tersebut berada di 17 kecamatan. Artinya, kata dia, cakupan program ini merata di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta.

Proyeksi untuk Tahun 2020, pihaknya bermaksud menaikkan cakupan menjadi 70 desa. Jumlah ini akan terus berlanjut sampai seluruh desa di Kabupaten Purwakarta memiliki jaringan internet.

“Nanti totalnya menjadi 112 desa dari 183 desa, dan terus berlanjut sampai selesai. Adapun 9 kelurahan di Kecamatan Kota sudah berjalan. Maka desa dan kelurahan di Purwakarta sudah melek internet,” katanya.

Area publik seperti kantor pemerintahan desa dan tempat wisata menjadi sasaran program tersebut. Kedua area ini dipilih dalam rangka melakukan percepatan pelayanan publik dan sosialisasi tempat wisata di Purwakarta.

“Kami sudah mengusulkan anggaran Rp3 Miliar terkait ini. Output - nya ada dua, yakni percepatan pelayanan publik dan sosialisasi wisata,” pungkasnya. 


(AK)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.