Anggota DPRD Jabar: Pemulihan Ekonomi Harus Menyentuh Wilayah Pedesaan

Anggota DPRD Jabar: Pemulihan Ekonomi Harus Menyentuh Wilayah Pedesaan


Tuesday, November 17, 2020

Anggota Komisi II DPRD Jabar, Dra. Lina Ruslinawati, MM (Foto: Istimewa)
MediaPurwakarta.com | Mewabah Covid 19 saat ini, telah menyebabkan gangguan di sektor perekonomian di setiap daerah.

Hal tersebut mengakibatkan kondisi dan kesulitan ekonomi telah melanda hampir seluruh kegiatan usaha dan seluruh elemen masyarakat merasakan kesulitan ekonomi.

"Seiring dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional, harapannya program itu harus menyentuh sampai daerah pelosok Pedesaan,"kata Anggota Komisi II DPRD Jabar, Dra. Lina Ruslinawati, MM kepada wartawan, Selasa (17/11/2020)

Menurut Lina, bagi pihak legislatif, pada prinsipnya memberikan apresiasi atas atensi Pemerintah Provinsi yang memberikan perhatian penuh pada penerapan protokol kesehatan.

Terkait penerapan protokol Kesehatan tersebut, lanjut Lina Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasi kan fasilitasi masker ke masyarakat.

"Tahun ini, jutaan Masker sudah dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jabar, untuk selanjutnya akan disebar ke masyarakat,"tambahnya


Bahkan, dalam reses kali ini, para anggota DPRD Jabar , turut membantu pembagian masker yang dibuat oleh Pemerintah Provinsi Jabar , dengan jumlah masker yang dibagikan oleh masing-masing anggota DPRD Jabar sebanyak 9.000 helai.

Berkenaan dengan penggunaan masker pula, terutama di wilayah Kabupaten Sukabumi, kondisinya bagus karena banyak masyarakat yang secara kesadaran sendiri sudah membeli masker untuk melindungi dirinya dari Wabah Covid 19.

Lina menegaskan dengan kondisi faktual tersebut, agenda program yang harus diselesaikan perbaikan ekonomi di pedesaan.

"Sedangkan untuk daerah, diminta konsentrasi memperbaiki kegiatan usaha termasuk usaha di pedesaan yang dikelola oleh masyarakat harus membaik,"ungkapnya

Berkenaan dengan harapan tersebut, Rencana Anggaran Dana Desa di beberapa lokasi di Kabupaten Sukabumi yang berencana akan dialihkan untuk pengadaan Masker sebaiknya dibatalkan.

Anggaran Dana Desa, sebaiknya dialokasikan untuk program-program yang dibutuhkan di desa tersebut.

"Bisa saja, jika di desa tersebut membutuhkan bantuan permodalan sebaiknya dana Anggaran Dana Desa dialokasikan untuk bantuan modal untuk masyarakat," pungkasnya. (MP/Red)